Beliau Rahimihullah DIlahirkan di Amasya Tahun 1465, Beliau anak
dari seorang Sultan Bayazid2 sekaligus cucu dari sang Penakluk Konstantinopel
Muhammad Al Fatih Rahimahullah , Beliau dikenal sebagai perangai yang Tegas dan
Gemar dalam mempelajari sejarah, Nama nya salim I Bangsa Prancis menyebutnya
Salim yang menakutkan, sementara Inggris menyebutnya Salim yang Murung krn
mereka mendapati dalam dirinya sebuah ketegasan, sementara Umat Muslim
Menyebutkan Salim yang pemberani atau dalam bahasa Arab Salim Al Qathi'
sementara dalam bahasa Turkey Yavuz.
sementara Beliau menggelari dirinya "Sultan Dua
Benua, Raja Dua Lautan, penghancur Dua Pasukan, Dan Pelayan Dua Tanah Suci yang
Mulia,
Sultan salim 1 lah yang pertama kali meyebutkan Gelar Pelayan Dua Tanah
Suci yang Mulia" Yang kemudian dipakai Oleh Arab Saudi tepatnya Pada Masa
Raja Fahd Rahimahullah dan raja2 berikutnya.
Sultan salim I Rahimahullah adalah Sultan ke 9 daulah Utsmani dan
Khalifah Pertama Kerajaan Utsmani, sebelum nya < Beliau menggantikan Ayahnya
Sultan Bayazid II dimana pada Masa Akhir SUltan Bayazid II keadaan Internal
sangat terpuruk terlebih Umat Muslim di sekitarnya, Hal ini dikarenakan
Tenggelam nya beliau dalam Ritual Tassawuf yang berlebihan,Beliau lebih
menyibukkan diri dalam menulis Sya'ir dan Alunan Musik dari pada mengurus
kebijakan Politiknya. Oleh karena itu Sultan bayazid 2 ;ebih dikenal sebagai
Ash Sufi Diantara sultan2 lainnya. Hal ini di perparah setelah dimasukkannya
sejumlah mata2 Ash Safawi yang ber aqidah Syi'ah di sejumlah Wilayah kesultanan
bahkan mereka mendapat jabatan penting dalam internal pemerintahan dan Militer,
Syah Qulu Salah satu nya, Ia menyebarkan kekacauan di pemerintahan Utsmani,
Sampai2 mereka bisa membunuh Pembesar Utsmani Khadim 'Ali Basha yang menjabat
sebagai Ash shadrul A'zham yakni sebuah jabatan yang setara dengan perdana
Mentri, Selain itu sebuah Benih2 kerja sama Rahasia Yang terjadi antara Amir Ahmad Bin Bayazid 2 dengan Daulah
Syafawi, Hal ini bertujuan agar kelak Amir Ahmad bisa menggantikan Ayahnya
sehingga safawiyin semakin leluasa dalam meremuk kekuatan Utsmani , hal ini
dlakukan tidak lain krn mereka ingin merusak Aqidah Umat Islam yang berfaham
Ahlussunnah berubah menjadi Aqidah Safawi (Syiah). Selain itu Tedapat juga
Kekuatan Umat Islam yakni Daulah mamalik Yang menguasai Syam, mesir dan Hijaz
(Arab Saudi) Namun di tengah kondisi yang genting Mamalik Bersikap Negatif dan
justru lebih condong ke Safawiyin meski mereka Sunni, Hal ini bermula ketika AL
Fatih Rahimahullah dari DaulahUtsmani Berhasil merelisasikan Sabda Rasulullah ﷺ , maka mereka tidak ingin Pengaruh
Utsmani yang semakin hari semakin Meluas dikalangan Umat Islam, Belum
Penderitaan yang di alami Umat Muslim di Andalusia setelah di taklukkan Oleh
Kristen Ortodok d ibawah komando ferdinan, Bencana lainnya juga terjadi di
negeri Umat Islam tepatnya di Imarat Dzul Qadriyah tepat nya pada th.
913H/1507M, Hal ini Bermula ketika Ismail Ash Shafawi Pendiri Daulah Shafawi
memaksa untuk menikah dengan Putri dari sang Raja Imarat Dzul Qadriyah Buzkurd
Bek,tentu saja Lamaran tsb. di Tolak mentah2 oleh sang Raja dan Putri nya,
Karena Rusak Nya Aqidah Ismail Ash Shafawi , setelah penolakan Bergeraklah
pasukan Shafawi ke wilayah Utsmani dan menguasai Imarat Dzu Qadriyah,Perlakuan
Keji pun di perlihatkan dimana setelah menguasai Negeri tsb. Ismail Shafawi
Laknatullah mengintruksikan untuk membongkar makam para Raja Imarat Sebelumnya
dan membakar Tulang2 tsb., Hal ini meyulut kemarahan amir salah satu Wilayah
Utsmani yaitu Sultan Salim 1 , Meski Saat itu kekuasaan masih di tangan Sultan
Bayazid 2 Akan Tetapi Tindakan Keji yang di lakukan Shafawi kepada Umat Islam Dzu
Qadriyah membuat Sultan Salim 1 tidak dapat menahan Amarah nya terlebih lagi Sang Raja Imarat adalah paman
Salim 1 Karna Ibunya Aisyah Khatun
Adalah Salah satu Penguasa Dzul Qadriyah, Belum lagi Daulah Mamalik dan Sultan
Bayazid 2 Daulah Utsmani Yang semestinya Melindungi Dzul Qadriyah Justru bersikap Diam, Melihat
kelemahan tsb. Maka Tanpa Se Izin dari sang
Ayah Bergeraklah Salim 1 Bersama Pasukannya serta di ikuti Oleh Sang
Anak yang masih ber Umur 12th. Yakni SUlaiman Al Qanuni yang kelak menjadi
Momok paling menakutkan , dalam Sejarah Sultan Salim berhasil Mematahkan
serangan Shafawi dan Menawan komandan sekaligus Saudara Ismail Ash Shafawi yang
bernama Ibrahim Mirza, Ismail Shafawi pun langsung meminta kepada Sultan
bayazid 2 untuk membebaskan Saudaranya, seketika itu Sang Sultan memerintahkan
Untuk membebaskan Ibrahim Mirza, Meski dengan kekecewaan dan rasa marah krn
lemahnya Umat Islam, salim 1 pun menuruti sang Ayah untuk membebaskannya. Dalam
Sejarah di jelaskan Pula Beberapa Keadaan Genting Umat Muslim di Afrika Utara
yang menjadi sasaran penjajahan untuk mengubah keyakinan mereka, serta Muslim
Maroko yang menjadi sasaran Utama Pasukan Salib atas dendam mereka krn Berkali
kali Muslim Maroko berhasil melumat Pasukan Salib Di Andalusia,. Inilah
beberapa Gambaran Yang terjadi di Tubuh Umat Muslim di masa Awal pengangkatan
Sultan Salim 1,
Disisi lain Seluruh Pasukan Salib Bersatu dalam satu tujuan yakni
melenyapkan Kekuatan Muslim di muka Bumi , mereka sangat Yakin setelah berhasil
menguasai Andalusia, Maka Bersatulah Seluruh pasukan Salib di bawah Komando
Paus Yulius 2 bersama Raja Sepanyol Ferdinand serta Raja Henry 8 dari Inggris
dan membentuk sebuah persekutuan Suci
pada th. 917H/1511M, Bertujuan Untuk melenyapkan kekuatan Baru yang mereka
anggap Berbahaya , Yakni Daulah Utsmani, Dalam Sejarah juga Di jelaskan Setelah
Menyatukan kekuatan , terjadi Konflik Internal DIantara Pasukan Salib Khususnya
Prancis , maka terjadilah Perang diantara Mereka Yang mengakibatkan Perpecahan
Internal dan mengundur penyerangan Ke Tubuh Umat Islam. pada Th. 1513M DI
lantiklah paus Leo 10 dan Langsung memperbaharui Persekutuan suci tsb. dengan
tujuan melenyapkan Muslimin dari Muka Bumi, disisi lain Daulah Shafawi langsung
mengikat perjanjian Kpd Sekutu Eropa lewat Paus Leo 10 , Ismail Ash Shafawi
sang Raja bersama Raja2 Eropa lainnya membahas Penghancuran Total di tubuh
Muslimin , dengan rencana Pasukan Shafawi menyerang dari Timur UTsmani
sementara Pasukan Salib dari barat, tidak Hanya Itu Ismail Shafawi juga
berhubungan dengan Panglima Portugal Alfonso de al borqueque untuk menjalankan
Rencana Penyerangan Ke jantung Kota Umat Muslim yakni Madinah Al Munawwarah
serta menggali Kubur Nabi ﷺ untuk di
pindahkan ke Portugal.
Inilah Kondisi dan Gambaran yang di alami umat Muslim dari Kekuatan gabungan Eropa di tambah lagi sang penghianat yang dimana pun mereka berada selalu menjadi Duri dalam Daging Tidak Lain Syiah laknatullah.
Inilah Kondisi dan Gambaran yang di alami umat Muslim dari Kekuatan gabungan Eropa di tambah lagi sang penghianat yang dimana pun mereka berada selalu menjadi Duri dalam Daging Tidak Lain Syiah laknatullah.
Al kisah di jelaskan Sultan bayazid 2 memutuskan agar Al Amir
Ahmad sebagai Penggantinya, Hal ini pun mendapat pertentangan Di tubuh Internal
pemerintahan khususnya pasukan ELite Jenissary yang memaksa Agar Sultan Bayazid
2 menyerahkan Jabatannya kepada Sultan Salim 2
krn di nilai lebih layak dengan Kondisi Muslimin saat ini, maka dengan
kehendak Allah Sultan salim 1 pun Di lantik menggantikan Sultan bayazid 2,
dalam sejarah di jelaskan terjadi Konflik Internal setelah pelantikan Sultan
salim 1 yang di Plopori oleh saudaranya Al Amir Ahmad yang didukung Oleh
Shafawi , dengan Izin Allah Sang Sultan dapat menumpas mereka, termasuk saudara
nya, hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas negara dan menyelamatkan Aqidah
Umat Muslim, dan Sessuai dengan Hadits Rasulullah ﷺ :
"Siapa yang membai'at seorang imam (pemimpin) lalu
memberikan genggaman tangannya dan menyerahkan buah hatinya, hendaklah ia
menaatinya semaksimal mungkin. Dan jika datang orang lain yang mencabut
kekuasaan itu, penggallah leher orang itu." (HR Muslim).
Singkat Cerita . setelah Berhasil menyatukan WIlayah2 dan
menumpas para Penghianat di Tubuh Pemerintakan serta memastin telah aman, Maka
dengan Izin Allah Sultan Salim Rahimahullah langsung menyiapkan pasukannya
Untuk menghadapi Dan Memotong Kepala Ular yang Sangat berbisa tepat di
sarangnya Dialah Ismail Ash Shafawi dan Pengikutnya, Justru kita bertanya tanya
mengapa Sultan salim tidak bergerak ke Madinah karna Makam nabi ﷺ Dalam Bahaya, Justru para Ahli Ilmu
berkata : Apa yang di lakukan Sultan Salim Rahimahullah Sangat tepat, Seorang
yang menyembunyikan ke kafiran yang berbaju Islam lebih berbahaya krn Ia dapat
mengecoh dan menebas pundak Muslimin secara Diam2 , sementara Salibis menebas
secara terang2an dan menampakkan kekafirannya, Inilah yang di lakukan
Shalahuddin Al Ayyubi Rahimahullah saat hendak menaklukan Yerussalem Ia
dahulukan dengan penaklukan Mesir yang menjadi Penghianat , dan inilah yang di
lakukan Arab Saudi dengan memerangi Syiah Houtsi Di yaman. Wallahu'alam
Bergeraklah 100rb Pasukan elite Utsmani yang di Komandoi Oleh
Sultan salim menuju TIbriz Ibu kota Shafawi dan mempercaya kan komando
pemerintahan kepada Putranya Sulaiman Al Qanuni Rahimahullah, dalam sejarah di
jelaskan sebelum tiba di Medan pertempuran , Sultan salim mengirimkan Surat
kepada Raja Shafawi yaitu Ismail Shafawi dalam Bahasa Persia ,memerintahkannya
Untuk bertaubat dan kembali ke jalan yang benar,
Surat itu Berbunyi :
"Akulah Penghulu dan SUltan keluarga Utsman, akulah para penghulu kesatria pada zman ini, akulah pemilik keberanian dan kekerasan Afredo, pemilik Kemuliaan Iskandar Agung, dan pemilik keadilan Kisra, Akulah penghancur Berhala berhala, Pembasmi para musuh Islam, AKulah rasa Takut orang2 Zhalim, dan kengerian para penindas kejam, yang di depanku tunduklah raja2 sombong, dan berkumpullah dikuasaku, kemuliaan dan keagungan, Akulah raja Humam, Sultan Salim Khan, Putra Sultan Agung, Bayazid Khan, telah datang kepada kami sejumlah kabarmu, wahai Amir Ismail, Wahai penghulu segenap pasukan persia, sesungguhnya para Ulama dan hakim Kami, telah menjatuhkan Hukuman Qishas atasmu wahai Islamil, tersebab engkau telah Murtad dari agama Islam, dan mereka mewajibkan kepada setiap muslim, untuk membela agamanya, dan menghancurkan kejahatan dalam dirimu, Kamu dan Para pengikutmu, Namun Sebelum Perang menghadapi mu dimulai, Kami mengajakmu untuk kembali ke agama yang lurus, sebelum kami Hunus Pedang kami, setelah semua itu, kau juga harus, melepaskan semua Wilayah yang telah kau rampas dari kami, dengan Itu, kami telah siap menjamin keselamatan Untukmu,
"Akulah Penghulu dan SUltan keluarga Utsman, akulah para penghulu kesatria pada zman ini, akulah pemilik keberanian dan kekerasan Afredo, pemilik Kemuliaan Iskandar Agung, dan pemilik keadilan Kisra, Akulah penghancur Berhala berhala, Pembasmi para musuh Islam, AKulah rasa Takut orang2 Zhalim, dan kengerian para penindas kejam, yang di depanku tunduklah raja2 sombong, dan berkumpullah dikuasaku, kemuliaan dan keagungan, Akulah raja Humam, Sultan Salim Khan, Putra Sultan Agung, Bayazid Khan, telah datang kepada kami sejumlah kabarmu, wahai Amir Ismail, Wahai penghulu segenap pasukan persia, sesungguhnya para Ulama dan hakim Kami, telah menjatuhkan Hukuman Qishas atasmu wahai Islamil, tersebab engkau telah Murtad dari agama Islam, dan mereka mewajibkan kepada setiap muslim, untuk membela agamanya, dan menghancurkan kejahatan dalam dirimu, Kamu dan Para pengikutmu, Namun Sebelum Perang menghadapi mu dimulai, Kami mengajakmu untuk kembali ke agama yang lurus, sebelum kami Hunus Pedang kami, setelah semua itu, kau juga harus, melepaskan semua Wilayah yang telah kau rampas dari kami, dengan Itu, kami telah siap menjamin keselamatan Untukmu,
Setelah mendengar Isi Surat tsb. Ismail Ash Shafawi Justru
membalas surat tsb. dengan mengirimkan sebuah kotak dari emas yang berisi
dengan Opium (salah satu jenis obat terlarang) disertai sepucuk surat yang
merendahkan Sulatan Salim, surat itu berbunyi :
Aku Yakin surat yang kau kirimkan kepadaku , kau tulis dibawah pengaruh obat pemabuk ini,
Aku Yakin surat yang kau kirimkan kepadaku , kau tulis dibawah pengaruh obat pemabuk ini,
Langsung saja Sultan salim Mengerakkan pasukannya hingga Sampai ke
perbatasan Ibu Kota Shafawi. Barulah Islmail Shafawi sadar siapa yang di
hadapinya, yakni seorang lelaki pemberani dan tegas, Seketika itu Ia Langsung
mengirimkan Surat kpd Sultan salim 1 Untuk mengajak sang sultan berdamai,serta
memperbaiki Hubungan Kerabat antar dua Negara, Surat itupun di balas oleh
Sultan Salim 1 ddengan Bahasa Turkey dan di sertai parfum juga pakaian dan
Perhiasan wanita yang tujuan untuk merendahkan raja Shafawi krn Lari dari
pasukan muslimin , Surat itu berbunyi
Jika Engkau adalah lelaki, maka temuilah aku Dimedan pertempuran, sementara Aku tidak akan bosan untuk menunggumu,
Jika Engkau adalah lelaki, maka temuilah aku Dimedan pertempuran, sementara Aku tidak akan bosan untuk menunggumu,
Sultan salim Rahimahullah melanjutkan perjalanannya untuk menumpas
As Shafawi, Beliau bersama Pasukannya tidak Luput dari berbagai rintangan ,
seperti teriknya matahari yang membuat Kesehatan Sultan menurun dan harus ber
istirahat, namun Sultan Salim menolak untuk beristirahat dan lebih memilih
melanjutkan perjalanan demi menumpas ke zhaliman, disisi lain Ismail Shafawi
memerintahkan untuk membakar semua hasil pertanian di sepanjang perjalanan yang
akan di lalui Pasukan Muslimin dan mengulur waktu, hal ini di lakukan agar
pasukan Muslimin kehabisan Logistik saat perjalanan, pasukan Ash Shafawi yang mengira
pasukan Muslimin telah lelah krn perjalanan Jauh serta Logistik yang terbatas,
Langsung memutuskan untuk Mengepung kaum muslimin di Lembah Chaldiran, Maka
pada Tanggal 2 rajab 920H bertepatan dengan 23 Agustus 1514M Terjadilah
Pertempuran yang sangat Bersejarah ,Pertempuran
Yang menentukan Nasib Muslimin , pertempuran yang sangat mendunia, The
Battle Of Chaldiran
Terjadilah Pertempuran yang sangat heroik diantara keduanya, Kaum
Muslimin terus mendombrak Pertahanan Ash Shafawi , dengan Penuh kesabaran dan
mengharap pertolongan Allah , Pasukan Muslimin Terus maju tanpa beban , sang panglima Tertinggi
Sultan Salim 1 memerintahkan Untuk membentuk Pasukan Seoperti Bulan sabit,dan
memerintahkan pasukan Meriam Untuk memuntahkan semua Amunisinya, Akibat
serangan tak trduga ini, banyak dari Pasukan Ash Shafawi Berjatuhan, melihat
kondisi demikian Sultan Salim 1 segera memerintahakan untuk menutup pasukan
sayapnya, sebelum menyerang Musuh dari depan , mereka di perintahkan untuk
menggulung pasukan Kanan Ash Shafawi , akibatnya Sang Raja Ismail shafawi
terluka dan melarikan diri dengan cara memakai baju salah satu pasukannya , dan
langsung meninggalkan medan prtempuran. tanpa memperdulikan pasukan nya yang
terus berjatuhan, Atas kehendak Allah psukan Musliminpun Berhasil melumat
Pasukan Ash Shafawi , gema Takbir pun
Bergema , sang sultan yang di kenal sebagai Sang pemberani pun sujud ,
bersyukur atas kemenangan Yang Allah berikan, Setelah itu tanpa menunggu lama,
Sultan salim 1 rahimahullah langsung menaiki kuda nya dan bergerak menuju
Ibukota Ash Shafawi Yaitu tibriz, sesampai pasukan muslimin disana mereka pun
di sambut Oleh Masyarakat denga taburan bunga , kegembiraan Masyarakat tak
tergambar lagi, Mereka terbebas dari pemaksaan Shafawi yang hendak merusak
Aqidah mereka, Smentara Itu Ismail Ash Shafawi yang mendengar Sang Sultan telah
menduduki Ibu kota, langsung meninggalkan Tibriz dan meninggalkan sang istri
tanpa memperdulikan Apapun, Hingga pada Hari Jum'at 19 rajab 920H, Umat Muslim
Tibriz kembali mengumandangkan Adzan SHalat jum'at Untuk pertama Kalinya ,
setelah Penjajahan Ash Shafawi , Sang Sultan menunaikan Shalat Jum'at disana,
dan masyarakat pun mendo'akan kemenangan untuk SUltan Salim 1 rahimahullah ,
Hingga tibalah Waktu dimana Sang Sultan harus menggagalkan Misi
Jahat Eropa utk membongkar makam Makan rasulullah ﷺ , Yang insya Allah Akan Kita Bahas pada Bagian Ke dua.
Beliau Rahimihullah DIlahirkan di Amasya Tahun 1465, Beliau anak
dari seorang Sultan Bayazid2 sekaligus cucu dari sang Penakluk Konstantinopel
Muhammad Al Fatih Rahimahullah , Beliau dikenal sebagai perangai yang Tegas dan
Gemar dalam mempelajari sejarah, Nama nya salim I Bangsa Prancis menyebutnya
Salim yang menakutkan, sementara Inggris menyebutnya Salim yang Murung krn
mereka mendapati dalam dirinya sebuah ketegasan, sementara Umat Muslim
Menyebutkan Salim yang pemberani atau dalam bahasa Arab Salim Al Qathi'
sementara dalam bahasa Turkey Yavuz.
sementara Beliau menggelari dirinya "Sultan Dua
Benua, Raja Dua Lautan, penghancur Dua Pasukan, Dan Pelayan Dua Tanah Suci yang
Mulia,
Sultan salim 1 lah yang pertama kali meyebutkan Gelar Pelayan Dua Tanah
Suci yang Mulia" Yang kemudian dipakai Oleh Arab Saudi tepatnya Pada Masa
Raja Fahd Rahimahullah dan raja2 berikutnya.
Sultan salim I Rahimahullah adalah Sultan ke 9 daulah Utsmani dan
Khalifah Pertama Kerajaan Utsmani, sebelum nya < Beliau menggantikan Ayahnya
Sultan Bayazid II dimana pada Masa Akhir SUltan Bayazid II keadaan Internal
sangat terpuruk terlebih Umat Muslim di sekitarnya, Hal ini dikarenakan
Tenggelam nya beliau dalam Ritual Tassawuf yang berlebihan,Beliau lebih
menyibukkan diri dalam menulis Sya'ir dan Alunan Musik dari pada mengurus
kebijakan Politiknya. Oleh karena itu Sultan bayazid 2 ;ebih dikenal sebagai
Ash Sufi Diantara sultan2 lainnya. Hal ini di perparah setelah dimasukkannya
sejumlah mata2 Ash Safawi yang ber aqidah Syi'ah di sejumlah Wilayah kesultanan
bahkan mereka mendapat jabatan penting dalam internal pemerintahan dan Militer,
Syah Qulu Salah satu nya, Ia menyebarkan kekacauan di pemerintahan Utsmani,
Sampai2 mereka bisa membunuh Pembesar Utsmani Khadim 'Ali Basha yang menjabat
sebagai Ash shadrul A'zham yakni sebuah jabatan yang setara dengan perdana
Mentri, Selain itu sebuah Benih2 kerja sama Rahasia Yang terjadi antara Amir Ahmad Bin Bayazid 2 dengan Daulah
Syafawi, Hal ini bertujuan agar kelak Amir Ahmad bisa menggantikan Ayahnya
sehingga safawiyin semakin leluasa dalam meremuk kekuatan Utsmani , hal ini
dlakukan tidak lain krn mereka ingin merusak Aqidah Umat Islam yang berfaham
Ahlussunnah berubah menjadi Aqidah Safawi (Syiah). Selain itu Tedapat juga
Kekuatan Umat Islam yakni Daulah mamalik Yang menguasai Syam, mesir dan Hijaz
(Arab Saudi) Namun di tengah kondisi yang genting Mamalik Bersikap Negatif dan
justru lebih condong ke Safawiyin meski mereka Sunni, Hal ini bermula ketika AL
Fatih Rahimahullah dari DaulahUtsmani Berhasil merelisasikan Sabda Rasulullah ﷺ , maka mereka tidak ingin Pengaruh
Utsmani yang semakin hari semakin Meluas dikalangan Umat Islam, Belum
Penderitaan yang di alami Umat Muslim di Andalusia setelah di taklukkan Oleh
Kristen Ortodok d ibawah komando ferdinan, Bencana lainnya juga terjadi di
negeri Umat Islam tepatnya di Imarat Dzul Qadriyah tepat nya pada th.
913H/1507M, Hal ini Bermula ketika Ismail Ash Shafawi Pendiri Daulah Shafawi
memaksa untuk menikah dengan Putri dari sang Raja Imarat Dzul Qadriyah Buzkurd
Bek,tentu saja Lamaran tsb. di Tolak mentah2 oleh sang Raja dan Putri nya,
Karena Rusak Nya Aqidah Ismail Ash Shafawi , setelah penolakan Bergeraklah
pasukan Shafawi ke wilayah Utsmani dan menguasai Imarat Dzu Qadriyah,Perlakuan
Keji pun di perlihatkan dimana setelah menguasai Negeri tsb. Ismail Shafawi
Laknatullah mengintruksikan untuk membongkar makam para Raja Imarat Sebelumnya
dan membakar Tulang2 tsb., Hal ini meyulut kemarahan amir salah satu Wilayah
Utsmani yaitu Sultan Salim 1 , Meski Saat itu kekuasaan masih di tangan Sultan
Bayazid 2 Akan Tetapi Tindakan Keji yang di lakukan Shafawi kepada Umat Islam Dzu
Qadriyah membuat Sultan Salim 1 tidak dapat menahan Amarah nya terlebih lagi Sang Raja Imarat adalah paman
Salim 1 Karna Ibunya Aisyah Khatun
Adalah Salah satu Penguasa Dzul Qadriyah, Belum lagi Daulah Mamalik dan Sultan
Bayazid 2 Daulah Utsmani Yang semestinya Melindungi Dzul Qadriyah Justru bersikap Diam, Melihat
kelemahan tsb. Maka Tanpa Se Izin dari sang
Ayah Bergeraklah Salim 1 Bersama Pasukannya serta di ikuti Oleh Sang
Anak yang masih ber Umur 12th. Yakni SUlaiman Al Qanuni yang kelak menjadi
Momok paling menakutkan , dalam Sejarah Sultan Salim berhasil Mematahkan
serangan Shafawi dan Menawan komandan sekaligus Saudara Ismail Ash Shafawi yang
bernama Ibrahim Mirza, Ismail Shafawi pun langsung meminta kepada Sultan
bayazid 2 untuk membebaskan Saudaranya, seketika itu Sang Sultan memerintahkan
Untuk membebaskan Ibrahim Mirza, Meski dengan kekecewaan dan rasa marah krn
lemahnya Umat Islam, salim 1 pun menuruti sang Ayah untuk membebaskannya. Dalam
Sejarah di jelaskan Pula Beberapa Keadaan Genting Umat Muslim di Afrika Utara
yang menjadi sasaran penjajahan untuk mengubah keyakinan mereka, serta Muslim
Maroko yang menjadi sasaran Utama Pasukan Salib atas dendam mereka krn Berkali
kali Muslim Maroko berhasil melumat Pasukan Salib Di Andalusia,. Inilah
beberapa Gambaran Yang terjadi di Tubuh Umat Muslim di masa Awal pengangkatan
Sultan Salim 1,
Disisi lain Seluruh Pasukan Salib Bersatu dalam satu tujuan yakni
melenyapkan Kekuatan Muslim di muka Bumi , mereka sangat Yakin setelah berhasil
menguasai Andalusia, Maka Bersatulah Seluruh pasukan Salib di bawah Komando
Paus Yulius 2 bersama Raja Sepanyol Ferdinand serta Raja Henry 8 dari Inggris
dan membentuk sebuah persekutuan Suci
pada th. 917H/1511M, Bertujuan Untuk melenyapkan kekuatan Baru yang mereka
anggap Berbahaya , Yakni Daulah Utsmani, Dalam Sejarah juga Di jelaskan Setelah
Menyatukan kekuatan , terjadi Konflik Internal DIantara Pasukan Salib Khususnya
Prancis , maka terjadilah Perang diantara Mereka Yang mengakibatkan Perpecahan
Internal dan mengundur penyerangan Ke Tubuh Umat Islam. pada Th. 1513M DI
lantiklah paus Leo 10 dan Langsung memperbaharui Persekutuan suci tsb. dengan
tujuan melenyapkan Muslimin dari Muka Bumi, disisi lain Daulah Shafawi langsung
mengikat perjanjian Kpd Sekutu Eropa lewat Paus Leo 10 , Ismail Ash Shafawi
sang Raja bersama Raja2 Eropa lainnya membahas Penghancuran Total di tubuh
Muslimin , dengan rencana Pasukan Shafawi menyerang dari Timur UTsmani
sementara Pasukan Salib dari barat, tidak Hanya Itu Ismail Shafawi juga
berhubungan dengan Panglima Portugal Alfonso de al borqueque untuk menjalankan
Rencana Penyerangan Ke jantung Kota Umat Muslim yakni Madinah Al Munawwarah
serta menggali Kubur Nabi ﷺ untuk di
pindahkan ke Portugal.
Inilah Kondisi dan Gambaran yang di alami umat Muslim dari Kekuatan gabungan Eropa di tambah lagi sang penghianat yang dimana pun mereka berada selalu menjadi Duri dalam Daging Tidak Lain Syiah laknatullah.
Inilah Kondisi dan Gambaran yang di alami umat Muslim dari Kekuatan gabungan Eropa di tambah lagi sang penghianat yang dimana pun mereka berada selalu menjadi Duri dalam Daging Tidak Lain Syiah laknatullah.
Al kisah di jelaskan Sultan bayazid 2 memutuskan agar Al Amir
Ahmad sebagai Penggantinya, Hal ini pun mendapat pertentangan Di tubuh Internal
pemerintahan khususnya pasukan ELite Jenissary yang memaksa Agar Sultan Bayazid
2 menyerahkan Jabatannya kepada Sultan Salim 2
krn di nilai lebih layak dengan Kondisi Muslimin saat ini, maka dengan
kehendak Allah Sultan salim 1 pun Di lantik menggantikan Sultan bayazid 2,
dalam sejarah di jelaskan terjadi Konflik Internal setelah pelantikan Sultan
salim 1 yang di Plopori oleh saudaranya Al Amir Ahmad yang didukung Oleh
Shafawi , dengan Izin Allah Sang Sultan dapat menumpas mereka, termasuk saudara
nya, hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas negara dan menyelamatkan Aqidah
Umat Muslim, dan Sessuai dengan Hadits Rasulullah ﷺ :
"Siapa yang membai'at seorang imam (pemimpin) lalu
memberikan genggaman tangannya dan menyerahkan buah hatinya, hendaklah ia
menaatinya semaksimal mungkin. Dan jika datang orang lain yang mencabut
kekuasaan itu, penggallah leher orang itu." (HR Muslim).
Singkat Cerita . setelah Berhasil menyatukan WIlayah2 dan
menumpas para Penghianat di Tubuh Pemerintakan serta memastin telah aman, Maka
dengan Izin Allah Sultan Salim Rahimahullah langsung menyiapkan pasukannya
Untuk menghadapi Dan Memotong Kepala Ular yang Sangat berbisa tepat di
sarangnya Dialah Ismail Ash Shafawi dan Pengikutnya, Justru kita bertanya tanya
mengapa Sultan salim tidak bergerak ke Madinah karna Makam nabi ﷺ Dalam Bahaya, Justru para Ahli Ilmu
berkata : Apa yang di lakukan Sultan Salim Rahimahullah Sangat tepat, Seorang
yang menyembunyikan ke kafiran yang berbaju Islam lebih berbahaya krn Ia dapat
mengecoh dan menebas pundak Muslimin secara Diam2 , sementara Salibis menebas
secara terang2an dan menampakkan kekafirannya, Inilah yang di lakukan
Shalahuddin Al Ayyubi Rahimahullah saat hendak menaklukan Yerussalem Ia
dahulukan dengan penaklukan Mesir yang menjadi Penghianat , dan inilah yang di
lakukan Arab Saudi dengan memerangi Syiah Houtsi Di yaman. Wallahu'alam
Bergeraklah 100rb Pasukan elite Utsmani yang di Komandoi Oleh
Sultan salim menuju TIbriz Ibu kota Shafawi dan mempercaya kan komando
pemerintahan kepada Putranya Sulaiman Al Qanuni Rahimahullah, dalam sejarah di
jelaskan sebelum tiba di Medan pertempuran , Sultan salim mengirimkan Surat
kepada Raja Shafawi yaitu Ismail Shafawi dalam Bahasa Persia ,memerintahkannya
Untuk bertaubat dan kembali ke jalan yang benar,
Surat itu Berbunyi :
"Akulah Penghulu dan SUltan keluarga Utsman, akulah para penghulu kesatria pada zman ini, akulah pemilik keberanian dan kekerasan Afredo, pemilik Kemuliaan Iskandar Agung, dan pemilik keadilan Kisra, Akulah penghancur Berhala berhala, Pembasmi para musuh Islam, AKulah rasa Takut orang2 Zhalim, dan kengerian para penindas kejam, yang di depanku tunduklah raja2 sombong, dan berkumpullah dikuasaku, kemuliaan dan keagungan, Akulah raja Humam, Sultan Salim Khan, Putra Sultan Agung, Bayazid Khan, telah datang kepada kami sejumlah kabarmu, wahai Amir Ismail, Wahai penghulu segenap pasukan persia, sesungguhnya para Ulama dan hakim Kami, telah menjatuhkan Hukuman Qishas atasmu wahai Islamil, tersebab engkau telah Murtad dari agama Islam, dan mereka mewajibkan kepada setiap muslim, untuk membela agamanya, dan menghancurkan kejahatan dalam dirimu, Kamu dan Para pengikutmu, Namun Sebelum Perang menghadapi mu dimulai, Kami mengajakmu untuk kembali ke agama yang lurus, sebelum kami Hunus Pedang kami, setelah semua itu, kau juga harus, melepaskan semua Wilayah yang telah kau rampas dari kami, dengan Itu, kami telah siap menjamin keselamatan Untukmu,
"Akulah Penghulu dan SUltan keluarga Utsman, akulah para penghulu kesatria pada zman ini, akulah pemilik keberanian dan kekerasan Afredo, pemilik Kemuliaan Iskandar Agung, dan pemilik keadilan Kisra, Akulah penghancur Berhala berhala, Pembasmi para musuh Islam, AKulah rasa Takut orang2 Zhalim, dan kengerian para penindas kejam, yang di depanku tunduklah raja2 sombong, dan berkumpullah dikuasaku, kemuliaan dan keagungan, Akulah raja Humam, Sultan Salim Khan, Putra Sultan Agung, Bayazid Khan, telah datang kepada kami sejumlah kabarmu, wahai Amir Ismail, Wahai penghulu segenap pasukan persia, sesungguhnya para Ulama dan hakim Kami, telah menjatuhkan Hukuman Qishas atasmu wahai Islamil, tersebab engkau telah Murtad dari agama Islam, dan mereka mewajibkan kepada setiap muslim, untuk membela agamanya, dan menghancurkan kejahatan dalam dirimu, Kamu dan Para pengikutmu, Namun Sebelum Perang menghadapi mu dimulai, Kami mengajakmu untuk kembali ke agama yang lurus, sebelum kami Hunus Pedang kami, setelah semua itu, kau juga harus, melepaskan semua Wilayah yang telah kau rampas dari kami, dengan Itu, kami telah siap menjamin keselamatan Untukmu,
Setelah mendengar Isi Surat tsb. Ismail Ash Shafawi Justru
membalas surat tsb. dengan mengirimkan sebuah kotak dari emas yang berisi
dengan Opium (salah satu jenis obat terlarang) disertai sepucuk surat yang
merendahkan Sulatan Salim, surat itu berbunyi :
Aku Yakin surat yang kau kirimkan kepadaku , kau tulis dibawah pengaruh obat pemabuk ini,
Aku Yakin surat yang kau kirimkan kepadaku , kau tulis dibawah pengaruh obat pemabuk ini,
Langsung saja Sultan salim Mengerakkan pasukannya hingga Sampai ke
perbatasan Ibu Kota Shafawi. Barulah Islmail Shafawi sadar siapa yang di
hadapinya, yakni seorang lelaki pemberani dan tegas, Seketika itu Ia Langsung
mengirimkan Surat kpd Sultan salim 1 Untuk mengajak sang sultan berdamai,serta
memperbaiki Hubungan Kerabat antar dua Negara, Surat itupun di balas oleh
Sultan Salim 1 ddengan Bahasa Turkey dan di sertai parfum juga pakaian dan
Perhiasan wanita yang tujuan untuk merendahkan raja Shafawi krn Lari dari
pasukan muslimin , Surat itu berbunyi
Jika Engkau adalah lelaki, maka temuilah aku Dimedan pertempuran, sementara Aku tidak akan bosan untuk menunggumu,
Jika Engkau adalah lelaki, maka temuilah aku Dimedan pertempuran, sementara Aku tidak akan bosan untuk menunggumu,
Sultan salim Rahimahullah melanjutkan perjalanannya untuk menumpas
As Shafawi, Beliau bersama Pasukannya tidak Luput dari berbagai rintangan ,
seperti teriknya matahari yang membuat Kesehatan Sultan menurun dan harus ber
istirahat, namun Sultan Salim menolak untuk beristirahat dan lebih memilih
melanjutkan perjalanan demi menumpas ke zhaliman, disisi lain Ismail Shafawi
memerintahkan untuk membakar semua hasil pertanian di sepanjang perjalanan yang
akan di lalui Pasukan Muslimin dan mengulur waktu, hal ini di lakukan agar
pasukan Muslimin kehabisan Logistik saat perjalanan, pasukan Ash Shafawi yang mengira
pasukan Muslimin telah lelah krn perjalanan Jauh serta Logistik yang terbatas,
Langsung memutuskan untuk Mengepung kaum muslimin di Lembah Chaldiran, Maka
pada Tanggal 2 rajab 920H bertepatan dengan 23 Agustus 1514M Terjadilah
Pertempuran yang sangat Bersejarah ,Pertempuran
Yang menentukan Nasib Muslimin , pertempuran yang sangat mendunia, The
Battle Of Chaldiran
Terjadilah Pertempuran yang sangat heroik diantara keduanya, Kaum
Muslimin terus mendombrak Pertahanan Ash Shafawi , dengan Penuh kesabaran dan
mengharap pertolongan Allah , Pasukan Muslimin Terus maju tanpa beban , sang panglima Tertinggi
Sultan Salim 1 memerintahkan Untuk membentuk Pasukan Seoperti Bulan sabit,dan
memerintahkan pasukan Meriam Untuk memuntahkan semua Amunisinya, Akibat
serangan tak trduga ini, banyak dari Pasukan Ash Shafawi Berjatuhan, melihat
kondisi demikian Sultan Salim 1 segera memerintahakan untuk menutup pasukan
sayapnya, sebelum menyerang Musuh dari depan , mereka di perintahkan untuk
menggulung pasukan Kanan Ash Shafawi , akibatnya Sang Raja Ismail shafawi
terluka dan melarikan diri dengan cara memakai baju salah satu pasukannya , dan
langsung meninggalkan medan prtempuran. tanpa memperdulikan pasukan nya yang
terus berjatuhan, Atas kehendak Allah psukan Musliminpun Berhasil melumat
Pasukan Ash Shafawi , gema Takbir pun
Bergema , sang sultan yang di kenal sebagai Sang pemberani pun sujud ,
bersyukur atas kemenangan Yang Allah berikan, Setelah itu tanpa menunggu lama,
Sultan salim 1 rahimahullah langsung menaiki kuda nya dan bergerak menuju
Ibukota Ash Shafawi Yaitu tibriz, sesampai pasukan muslimin disana mereka pun
di sambut Oleh Masyarakat denga taburan bunga , kegembiraan Masyarakat tak
tergambar lagi, Mereka terbebas dari pemaksaan Shafawi yang hendak merusak
Aqidah mereka, Smentara Itu Ismail Ash Shafawi yang mendengar Sang Sultan telah
menduduki Ibu kota, langsung meninggalkan Tibriz dan meninggalkan sang istri
tanpa memperdulikan Apapun, Hingga pada Hari Jum'at 19 rajab 920H, Umat Muslim
Tibriz kembali mengumandangkan Adzan SHalat jum'at Untuk pertama Kalinya ,
setelah Penjajahan Ash Shafawi , Sang Sultan menunaikan Shalat Jum'at disana,
dan masyarakat pun mendo'akan kemenangan untuk SUltan Salim 1 rahimahullah ,
Hingga tibalah Waktu dimana Sang Sultan harus menggagalkan Misi
Jahat Eropa utk membongkar makam Makan rasulullah ﷺ , Yang insya Allah Akan Kita Bahas pada Bagian Ke dua.

Komentar
Posting Komentar